
Insiden terror di swalayan Carrefour, Rabu (24/11), sudah teridentifikasi. Pelakunya diduga dari luar Bali dan sengaja melakukan terror untuk membuat wisatawan ketakutan.
Demikian dikatakan Kapolda Bali Irjen Hadiatmoko, saat tatap muka dengan wartawan, pada Kamis (25/11). Menurut Kapolda, pihaknya telah melakukan penyelidikan pasca terror bom di swalayan Carrefour yang membuat panic pengunjung swalayan. Ditegaskannya, identitas peneror sudah teridentifikasi baik nomor telpon dan keberadaannya. “Kita masih bekerja,” terangnya.

























